Tampilkan postingan dengan label Value Stock. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Value Stock. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Oktober 2017

Analisa Fundamental PT. Mitrabara Adiperdana, Tbk


Selain industri konstruksi bangunan yang sedang hangat diperbincangkan, sektor lain yang juga sedang hangat diperbincangan yaitu sektor pertambangan. Seperti yang saya ceritakan pada artikel Portofolio Saya : Belajar dan Terus Belajar bahwa saya mulai membeli saham di sektor industri pertambangan batubara. Analisa fundamental kali ini akan membahas salah satu saham dari sektor pertambangan batubara, yaitu PT. Mitrabara Adiperdana, Tbk. (MBAP). Saham ini tidak banyak dibicarakan meskipun saham lain di industri pertambangan batubara sedang ramai diperbincangkan. Saya pun baru memperhatikan saham ini beberapa waktu yang lalu. Mari kita lihat bagaimana analisa fundamental saham MBAP ini.

Tentunya seperti biasa, DISCLAIMER pada setiap artikel yang ada di blog Investment Student selalu berlaku. Yang artinya kami tidak bermaksud untuk mengajak, meminta, atau memaksa para pembaca untuk membuat suatu keputusan tertentu dalam berinvestasi. Setiap informasi yang disediakan di blog ini hanya sebagai sarana pembelajaran dan berbagi pengetahuan untuk referensi para pembaca. Sehingga, blog Investment Student tidak bertanggung jawab terhadap segala akibat dari keputusan yang dibuat oleh para pembaca. Kalau rugi, tanggung sendiri. Dan kalau untung nikmati sendiri.. Boleh  juga bagi - bagi jika anda berbaik hati, hehehe..

Untuk informasi lebih lengkap mengenai MBAP silahkan kunjungi Website MBAP.


Model bisnis : pertambangan batubara
Sebagai salah satu perusahaan di industri batubara, MBAP ini jarang diperbincangkan. Padahal perusahaan lain yang sejenis sering kali diperbincangkan. Seperti misalnya PT. Bumi Resources, Tbk. (BUMI) yang diibaratkan seperti saham sejuta umat, PT. Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) , Tbk. (PTBA) yang menghadapi isu penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) dari PT. PLN (Persero) (tapi saya tidak mengikuti bagaimana beritanya), PT. Adaro Energy, Tbk. (ADRO), PT. Harum Energy, Tbk. (HRUM), dan perusahaan lainnya. Mungkin karena memang MBAP ini perusahaan yang baru Go Public di Bursa Efek Indonesia, sehingga MBAP ini ibarat dipandang sebelah mata oleh para investor. Tapi apakah yang dipandang sebelah mata itu selalu jelek? Belum tentu. Justru MBAP ini memiliki kinerja yang bagus, walaupun memang baru IPO dan data keuangan yang belum sampai 5 tahun belum cukup membuat yakin apakah MBAP ini memang perusahaan yang bagus atau tidak.


Industri pertambangan batubara ini merupakan bisnis yang mendasar dalam menyediakan kebutuhan manusia, yaitu sebagai salah satu sumber daya utama yang digunakan untuk pembangkit listrik. Sampai saat ini sebagian besar sumber energi listrik dihasilkan dari bahan bakar fosil, salah satunya batubara. Karakteristik dasar ini membuat industri batubara termasuk pada kategori bisnis komoditas. Yang artinya persaingannya sangat ketat dan sulit bagi perusahaan batubara untuk menaikkan harga jual. Perusahaan batubara tidak bisa melakukan strategi diferensiasi produk dan menaikkan harga, melainkan hanya bisa fokus kepada strategi pemangkasan biaya atau low-cost efficiency strategy. Sehingga umumnya perusahaan batubara tidak memiliki moat atau keunggulan kompetitif yang kuat yang dapat membuat posisi perusahaan semakin kuat dan bertahan dalam jangka panjang.

Salah satu kriteria Warren Buffet dalam memilih saham adalah saham tersebut harus memiliki moat yang besar dan Warren Buffet cenderung menghindari saham komoditas. Jika mengacu pada kriteria Warren Buffet maka semua saham komoditas yang tidak memiliki moat atau keunggulan kompetitif yang bagus itu tidak layak untuk dimiliki dalam jangka waktu panjang. Termasuk saham - saham batubara yang disebutkan di atas dan MBAP sendiri. Saya pun awalnya beberapa kali melihat saham MBAP ini sepertinya menarik. Tetapi mengingat kriteria Warren Buffet yang menghindari saham komoditas, saya tidak mencari tahu lebih lanjut mengenai MBAP. Dan baru - baru ini saya mencari tahu lebih lanjut mengenai MBAP dan ternyata MBAP ini memiliki kinerja yang bagus. Sekilas, seperti ini perbandingan MBAP dengan beberapa saham batubara yang sudah disebutkan sebelumya. Saya mengambil data dari Aplikasi Online Trading Indo Premier.


Yang terlihat menonjol dari MBAP adalah Return on Equity (ROE) dan EV/EBITDA yang tinggi. Ini salah satu indikasi bahwa MBAP ini memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan perusahaan sejenisnya. Selain itu sekilas kita bisa lihat MBAP ini murah valuasinya jika dilihat dari PER yang hanya sebesar 3,06.

Jadi, walaupun sebenarnya saham batubara ini tidak masuk dalam kriteria moat Warren Buffet, MBAP tetap terlihat menarik dengan ROE yang sangat tinggi. Memang pada dasarnya bisnis pertambangan ini bisnis yang sulit, kompleks dan banyak variabel yang mempengaruhi kinerja bisnisnya, termasuk Harga Batubara Acuan (HBA) dunia yang banyak berpengaruh terhadap marjin laba perusahaan batubara. Hal lain yang menarik dari MBAP adalah mereka mulai masuk ke bisnis pembangkit listrik yang bersumber dari energi terbarukan melalui anak usahanya. Nanti akan kita bahas lebih lanjut bagaimana kinerja dari MBAP ini.

Manajemen
Komisaris Utama perusahaan yaitu Ibu Yo Angela Soedjana yang menjabat sejak tahun 2016 memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidangnya. Sebelumnya beliau menjabat posii Direktur Perusahaan sejak tahun 2011, Direktur PT. Baradinamika Mudasukses (2014 - 2016), General Manager PT. Hasil Bumi Kalimantan (2008 - 2010), Akuntan di Mondial Orient Limited (1992 - 2005) dan berbagai posisi strategis lainnya. Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Keuangan dari Universitas Indonesia. Direktur Utama perusahaan adalah Bapak Ridwan yang menjabat sejak tahun 2016 memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang tambang batubara.Beliau bergabung dengan Baramulti Group sejak tahun 2013, sebagai General Manager PT Baramulti Sugih Sentosa, sekaligus sebagai Direktur Utama di beberapa entitas anak Baramulti Group (PT Sumber Kurnia Buana, PT Bumi Sekundang Enim Energi, dan PT Batu Alam Selaras). Sebelum bergabung dengan Baramulti Group, pengalaman profesional Ridwan pernah menjabat sebagai Project Manager PT Pamapersada Nusantara untuk lokasi tambang Arutmin KINTAP (2012-2013), BANPU, Kutai Barat (2007-2011), Deputy Project Manager untuk lokasi tambang BANPU, Bontang (2003-2007) dan posisi strategis lainnya. Beliau memperoleh gelar Sarjana di bidang Pertambangan dari Institut Teknologi Bandung.


Perusahaan mempunyai Visi : Menjadi korporasi terkemuka berbasis energi berkelanjutan, berstandar kualitas kelas dunia dan berkontribuasi terhadap pembangunan masyarakat. Dan MBAP ini mempunyai strategi yang bagus, mereka fokus untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan dengan menekan biaya - biaya operasional. Ini merupakan strategi yang tepat pada bisnis komoditas seperti ini. Karena perusahaan tidak bisa meningkatkan harga jual, yang bisa dilakukan oleh perusahaan adalah bagaimana caranya menekan biaya operasional sehingga marjin yang didapatkan akan lebih tinggi. Salah satu optimalisasi yang dilakukan oleh perusahaan adalah dengan pemanfaatan jam kerja yang efektif untuk menghadapi perubahan cuaca yang ekstrem. Dan perusahaan juga membangun fasilitas Coal Handling Facility (CHF) sehingga menurunkan biaya loading batubara sebesar 17,36%.


Selain itu, perusahaan juga memiliki sistem manajemen standar mutu yang baik dengan sertifikasi ISO 9001:2008 (Quality Management System), sistem manajemen lingkungan dengan sertifikasi ISO 14001:2004 (Environmental Management System), dan sistem kesehatan dan keselamatan kerja (KKK) dengan sertifikasi OHSAS 18001:2007 (Occupational Health and Safety Mangement).

Perusahaan juga melakukan strategi diversifikasi usaha di bidang industri pembangkit listrik dengan energi terbarukan (Renewable Energy), pengusahaan hutan dan perkebunan energi sesuai dengan visi perusahaan yang ingin menjadi korporasi berbasis energi berkelanjutan. Ini merupakan hal yang bagus karena ke depannya cadangan batubara akan semakin menipis. Saat ini operasional utama masih di pertambangan batubara dan batubara masih menjadi salah satu sumber energi utama di dunia. Namun ke depannya, secara perlahan tapi pasti, energi terbarukan akan digunakan lebih banyak lagi.

Kinerja perusahaan
Selanjutnya mari kita lihat bagaimana kinerja perusahaan selama 4 tahun terakhir. Data 4 tahun mungkin belum cukup untuk membuktikan kinerja perusahaan, paling tidak 5 tahun. Tetapi sudah ada laporan semester pertama di tahun 2017 hasilnya menunjukkan bahwa perkembangan di tahun 2017 sangat bagus. Jadi, data selama 4 tahun ditambah data baru di semester pertama tahun 2017 cukup membuktikan bagaimana kinerja MBAP.


Pertumbuhan laba dan penjualan MBAP cukup bagus. Penjualan tumbuh sebesar 12,8% per tahun dan Laba bertumbuh 66,3% per tahun, lebih baik dibandingkan pertumbuhan penjualannya. Tingkat konsistensi pertumbuhan laba perusahaan sebesar 72,9%. Terjadi penurunan laba di tahun 2016 karena memang kondisi yang tidak bagus untuk industri tambang batubara karena turunnya Harga Batubara Acuan (HBA). Tetapi MBAP masih bisa mempertahankan laba tidak turun terlalu drastis dan masih meningkatkan efisiensinya.

Laba yang bertumbuh lebih baik dari pertumbuhan penjualannya menunjukkan adanya peningkatan efisiensi dan marjin perusahaan. Bisa kita lihat, marjin kotor perusahaan selalu meningkat setiap tahun. Bahkan di tahun 2016, di saat kondisi sedang memburuk perusahaan bisa meingkatkan marjin kotornya dan mempertahankan laba tidak turun drastis, marjin bersihnya turun tidak terlalu banyak, sekitar 1%.

Tingkat pengembalian terhadap modal atau Return on Equity (ROE) MBAP juga cukup bagus. Bahkan MBAP mampu mencapai tingkat ROE sebesar 57%. Tentunya ini angka yang fantastis. Namun perlu diperhatikan juga bagaimana konsistensi dari ROE ini. ROE MBAP fluktuasinya cukup tinggi, mengingat pertumbuhan labanya juga tinggi selama tahun 2013 - 2015, lalu turun di tahun 2016 dan ROE juga menurun. Tetapi di tahun 2016 pun ROE-nya masih termasuk tinggi sebesar 32,8%. Ini menunjukkan bahwa MBAP ini memiliki tingkat keuntungan atau profitabilitas yang tinggi. Ini yang membuat saya tertarik untuk membeli MBAP terlepas dari kriteria Warren Buffet soal menghindari saham komoditas.

Lalu kita lihat dari posisi keuangannya.


MBAP memiliki Aset Lancar yang banyak, 3,19 kali lipat dari Liabilitas/Hutang Jangka Pendek. Ini menandakan bahwa kondisi keuangan perusahaan masih sehat dan mampu untuk menjalankan kegiatan operasionalnya dengan efektif.

Sedangkan Hutangnya pun sedikit, hanya 26% dari jumlah Modal/Ekuitas. Menandakan bahwa perusahaan masih sehat dan aman dari risiko terhadap hutang. Hutangnya kebanyakan adalah Hutang Jangka Pendek. Hutang Jangka Panjangnya hanya sedikit.

Lalu kita lihat dari sisi arus kas perusahaan.


Arus Kas Operasi MBAP sejak 2013 selalu positif dan mengikuti laba bersih perusahaan. Ini menandakan bahwa perusahaan benar - benar menerima uang dari laba yang dihasilkan oleh perusahaan, yang selanjutnya laba tersebut dapat digunakan untuk kelancaran operasional perusahaan dan ekspansi perusahaan ke depannya.

Dan di sini bisa kita lihat, Arus Kas Untuk Investasi atau Belanja Modal perusahaan tidaklah besar, belanja modal terbesar ada di tahun 2013, selanjutnya belanja modal tidak terlalu besar. Ini menandakan bahwa perusahaan tidak memerlukan modal yang terlalu besar untuk mengembangkan perusahaannya. Menandakan bagaimana efektivitas dari bisnis yang dijalankan oleh perusahaan.

Dan dari sisi Arus Kas Pendanaan, perusahaan menambah sedikit hutang di tahun 2013 dan 2014. Selanjutnya perusahaan membayar hutan - hutang perusahaan di tahun 2015 dan 2016. Ini menandakan bahwa perusahaan semakin aman dari ancaman terlilit hutang. Dan masih besar kesempatan perusahaan untuk menambah hutang apabila diperlukan dana yang besar untuk berekspansi.

Perkembangan di tahun 2017
Pada semester pertama di tahun 2017, laba bersih MBAP meningkat tajam, jika disetahunkan akan menghasilkan EPS sebesar USD 0,0559,- per saham atau Rp. 743,- per saham. Dan harga saham saat ini sekitar Rp. 2.380,- per saham dibagi dengan EPS disetahunkan tersebut akan menghasilkan PER hanya sebesar 3,2. Ini adalah PER yang sangat kecil dan menunjukkan bahwa harga saham MBAP ini masih undervalued. Walaupun rasio Harga dibanding Nilai buku/Ekuitas perusahaan sebesar 1,87 tidak termasuk dalam kategori murah. Tapi PBV yang tinggi ini wajar karena memang ROE perusahaan yang tinggi.


Sementara profitabilitas di tahun 2017 juga meningkat, dengan laba disetahunkan, marjin kotor sebesar 50,33%, marjin bersih sebesar 27,49%, dan ROE sebesar 59,48%. Angka - angka tersebut merupakan angka yang fantastis. Ini merupakan masa - masa terbaik perusahaan dan bisa jadi ke depannya tidak sebagus ini. Mungkin waktu yang lebih baik untuk membeli saham adalah pada saat terburuk atau pada saat - saat normal perusahaan. Tetapi kita tidak tahu apa dan bagaimana yang akan terjadi di masa depan. Untuk saat ini, saya masih merasa yakin untuk membeli saham MBAP di harga sekarang sampai pada level harga tertentu.

Dividen
Perusahaan mulai membagikan dividen sejak tahun 2014. Pada tahun 2016 perusahaan membagikan laba sebesar 45% dari modal. Dan pada tanggal 28 September 2017 kemarin saya menerima dividen dari MBAP sebesar Rp. 182,- per saham dan ini hanya dividen interim bukan dividen final yang artinya masih ada pembagian dividen lagi nanti untuk tahun buku 2017 ini. Hanya dividen interim tapi tingkat imbal hasil atau yield dari dividen interim tersebut sudah mencapai sekitar 8%. Untuk ukuran dividend yield itu merupakan yield yang sangat tinggi di atas rata - rata yield dividen saham lain yang berkisar antara 2% - 3%. Saya merasa beruntung karena sudah mulai melirik dan membeli saham ini sebelum pembagian dividen interim tersebut, sehingga saya masih sempat ikut merasakan keuntungan dari pembagian dividen.

Valuasi
Valuasi MBAP menjadi satu hal yang juga sangat menarik yang membuat saya ingin membeli saham ini. Karena memang valuasi merupakan hal utama yang harus diperhatikan dalam value investing. Sebuah saham akan semakin menarik jika harganya lebih rendah dari harga wajarnya. Dan seperti inilah valuasi saham MBAP.


Dengan valuasi Discounted Cash Flow pada asumsi normal, dengan EPS sebesar Rp. 335,- per saham, harga wajar perusahaan yaitu sebesar Rp. 4.721,- per saham. Dan asumsi pesimis yang digunakan menggunakan EPS tahun 2016 sebesar Rp. 294,- per saham menghasilkan harga wajar sebesar Rp. 2.465,- per saham. Lalu, jika menggunakan EPS tahun 2017 disetahunkan maka EPS-nya sebesar Rp. 700,- namun saya kurangi sedikit estimasi EPS disetahunkannya menjadi Rp. 536,- per saham dan harga wajarnya sebesar Rp. 7.051,- yang memberikan potensi keuntungan sebesar hampir 200%. Metode lain menunjukkan hal yang sama bahwa MBAP ini termasuk saham yang memiliki Margin of Safety (MoS) yang tinggi.

Sedangkan dari perhitungan Valuasi J. B. Farewell atau Clean Surplus Accounting menunjukkan potensi keuntungan 304% dalam 5 tahun dan 1.072% dalam 10 tahun. Target tersebut bisa tercapai apabila syarat - syarat ROE, laba ditahan, dan PER terpenuhi.

Rumus sakti
Saya menghitung rumus sakti dari laporan keuangan tahun 2016. Hasilnya Earning's Yield (EY) sebesar 15% dan Return on Capital (ROC) sebesar 39%. EY tersebut menunjukkan bahwa harga saham MBAP masih termasuk murah dan ROC tersebut menunjukkan bahwa MBAP menjalankan bisnis dengan tingkat keuntungan yang tinggi. Rasio keduanya menempatkan MBAP pada posisi teratas saham - saham yang saya pantau dan menunjukkan bahwa saham MBAP berpotensi menghasilkan keuntungan yang tinggi.

Kesimpulan
  1. Bisnis komoditas tidak memiliki moat yang bagus, tetapi sekilas MBAP terlihat lebih bagus dibandingkan perusahaan sejenis.
  2. Manajemen MBAP memiliki Visi yang bagus berkomitmen pada energi terbarukan. Strategi perusahaan yang fokus pada cost efficiency juga sangat bagus untuk diterapkan pada bisnis komoditas. Dan langkah MBAP untuk diversifikasi pada energi terbarukan merupakan langkah yang bagus.
  3. MBAP memiliki profitabilitas yang tinggi dan efisiensi yang selalu meningkat setiap tahun. Hutang sedikit, likuiditas yang baik, dan arus kas yang lancar menunjukkan bahwa perusahaan masih sehat dan memiliki poisi keuangan yang kuat.
  4. Pertumbuhan laba di tahun 2017 sangat fantastis, perusahaan mecapai kinerja terbaiknya saat ini. Walaupun ke depannya belum tentu sebagus ini, tetapi pertumbuhan saat ini menunjukkan kinerja perusahaan yang baik.
  5. Perusahaan membagikan dividen dengan yield atau imbal hasil tinggi yaitu  sekitar 8%. Bahkan itu hanya dividen interim bukan dividen final.
  6. Semua metode valuasi menunjukkan bahwa harga saham MBAP saat ini masih undervalued dan memiliki MoS yang cukup tinggi.
  7. Rumus sakti menunjukkan bahwa saham MBAP ini memiliki tingkat teratas dari saham yang saya pantau sehingga layak untuk dibeli.
Cukup sekian untuk artikel Analisa Fundamental kali ini. Semoga bisa menjadi referensi dalam keputusan investasi anda, namun bukan menjadi acuan utama, keputusan sepenuhnya berada di tangan masing - masing investor. Silahkan sampaikan komentar pada kolom komentar di bawah atau hubungi kontak saya yang berada di pojok kanan atas blog ini.

Terima kasih.

Selasa, 26 September 2017

Analisa Fundamental PT. Colorpak Indonesia, Tbk.


Sesuai permintaan dari salah seorang pembaca beberapa waktu yang lalu, saya akan membahas saham PT. Colorpak Indonesia, Tbk. (CLPI). Pada tulisan sebelumnya tentang Portofolio Saya, saham CLPI merupakan salah satu saham pilihan yang masuk di porto saya. Tetapi saat ini sudah saya jual karena saya membeli KBLI yang waktu itu harganya turun dan membuat saya tertarik untuk membeli lagi KBLI. Mungkin ke depannya saya akan melakukan buyback pada saham CLPI.

Apakah saham CLPI ini memiliki fundamental yang bagus? Apakah saham ini layak untuk masuk ke dalam portofolio atau tidak? Mari kita bahas bagaimana Analisa Fundamental CLPI ini. Untuk informasi lengkap mengenai CLPI silahkan kunjungi Website CLPI.



Model bisnis : produsen tinta cetak
CLPI ini bergerak di bidang manufaktur tinta cetak. Mereka memproduksi tinta cetak, pelapis, perekat, dan perdagangan perlengkapan cetak lainnya seperti BOP Film dan PET Film. Pada dasarnya perusahaan ini memproduksi tinta untuk perlengkapan percetakan dan pengemasan. Jadi CLPI berkaitan dengan industri grafika. Kemasan makanan dan kemasan - kemasan lainnya membutuhkan produk tinta cetak dari CLPI untuk pewarnaan pada kemasan.


Bisa kita lihat bahwa banyak produk yang membutuhkan warna dalam kemasannya. Dan CLPI merupakan salah satu pemimpin pasar dalam industri tinta cetak yang menyediakan kebutuhan tinta untuk kemasan tersebut. Bisa dibilang bisnis CLPI ini selalu dibutuhkan oleh banyak perusahaan. Karena tentu perusahaan ingin membuat kemasan yang bagus dan berwarna pada produknya agar produk tersebut dapat menarik minat konsumen untuk membeli produknya. Contoh, sebuah produk biskuit ingin dikemas dengan desain yang semenarik mungkin. Karena kita pastinya juga melihat bagaimana kemasan suatu produk sebelum membelinya, kita cenderung memilih produk dengan kemasan yang menarik. Nah, salah satu aspek desain dari kemasan tersebut adalah warna. Dan produsen biskuit tersebut membutuhkan tinta cetak dari CLPI untuk memberi warna yang menarik pada kemasan biskuit tersebut. Jadi, bisa dibilang model bisnis CLPI ini cenderung stabil dan banyak dibutuhkan dalam percetakan.

Tapi bagaimana posisi CLPI terhadap pesaingnya? Apakah CLPI memiliki keunggulan kompetitif yang dapat membuat bisnisnya terus bertahan dan berkembang dibandingkan dengan pesaingnya? Untuk perusahaan publik, CLPI ini satu - satunya perusahaan produsen tinta cetak yang sahamnya tercatat di bursa efek. Tapi mungkin banyak juga perusahaan produsen tinta cetak yang sahamya tidak tercatat di bursa efek. Saya tidak tahu bagaimana kondisi perusahaan pesaing CLPI. Tapi CLPI sendiri memiliki kapasitas produksi 15 sampai 20 ton per hari yang mewakili 10% dari pangsa pasar domestik. Penjualannya meliputi Pulau Jawa dan Sumatra untuk pasar domestik. Dan untuk pasar internasional, penjualan CLPI mencapai China dan Australia.


Bisnis CLPI ini memang bisnis yang pertumbuhannya tidak terlalu fantastis. Namun bisnis ini stabil dan cenderung bertumbuh beriringan dengan pertumbuhan perusahan - perusahaan yang membutuhkan tinta cetak. Dan kaitannya dengan persaingan, CLPI mungkin tidak memiliki kekuatan yang istimewa dari produk atau mereknya. Perusahaan yang membutuhkan tinta cetak tidak selalu datang ke CLPI untuk memenuhi kebutuhannya. Tetapi salah satu nilai tambah dari CLPI adalah mereka memiliki riset dan pengembangan yang bagus. Mereka terus melakukan riset untuk meningkatkan kualitas produknya. Dan juga posisi CLPI yang sudah lama berpengalaman di industri ini sejak tahun 1988. Bisa dibilang CLPI memiliki pelanggan setia karena kualitas produk CLPI selalu meningkat dan pelanggan percaya dengan CLPI yang sudah berpengalaman di industri ini.

Manajemen
Manajemen CLPI memiliki reputasi dan kompetensi yang baik. Komisaris Utama, Bapak Winardi Pranatajaya menjabat pada posisi tersebut sejak 1998. Beliau juga menjabat sebagai Presiden Komisaris dari PT Bumimulia Indah Lestari, PT Colorpak Flexible Indonesia dan PT Securindo Packtama Indonesia. Serta sebagai Presiden Direktur di PT Bukit Jaya Semesta. Beliau mendapatkan gelar MBA dari University of New South Wales, Australia. Dan Presiden Direktur CLPI adalah Bapak Santoso Jiemy yang menjabat sejak tahun 2001. Beliau juga menjabat sebagai Presiden Direktur di PT Colorpak Flexible Indonesia sejak bulan Mei 2010. Sebelumnya beliau bekerja sebagai System Engineer di PT Metrodata Indonesia. Beliau mendapatkan gelar Master of Science di bidang Electrical Engineering dari University of Missouri, Columbia, Amerika Serikat.


Perusahaan memiliki Visi menjadi perusahaan manufaktur tinta cetak fleksibel yang terkemuka di Indonesia dan secara regional di Asia-Pasifik, dengan memberi nilai tambah kepada seluruh stakeholder. Ini merupakan visi yang bagus. Jelas, spesifik dan cukup ambisius menargetkan tidak hanya pasar Indonesia, tetapi juga pasar Asia-Pasifik. Dan memberi nilai tambah kepada seluruh stkeholder, ini berarti perusahaan tidak hanya mementingkan manajemen dan karyawan saja, tetapi juga mementingkan kepuasan pelanggan, investor, pemerintah, dan semua pihak yang terkait. Walaupun hal tersebut hanya saya baca sekilas dari laporan tahunan dan belum melihat secara langsung, tetapi itu adalah hal positif dari manajemen yang bisa kita percaya dapat memajukan perusahaan.


Saya juga melihat bahwa perusahaan memiliki prinsip continuous improvement atau perbaikan berkelanjutan. Prinsip ini merupakan prinsip yang bagus apabila diterapkan secara maksimal dan menyeluruh pada setiap aspek perusahaan. Contohnya, Jepang bisa sukses dan maju saat ini bukan karena mereka memiliki kekuatan besar atau sumber daya yang melimpah. Tetapi mereka bisa sukses karena mereka terus memegang erat prinsip continuous improvement atau kaizen dalam istilah Jepang. Terus melakukan perbaikan dan perkembangan dari hari ke hari, secara perlahan tapi pasti. Ini juga tercermin dari laporan keuangan CLPI yang akan dibahas di bagian berikutnya. Dan salah satu penerapan prinsip continuous improvement pada CLPI adalah dengan adanya riset dan pengembangan terhadap produk yang mereka produksi. Selain itu, mereka juga sedang memproses sertifikasi terbaru, yaitu sertifikasi ISO 9001:2015 dari yang tadinya ISO 9001:2008.

Kinerja perusahaan
Mari kita lihat bagaimana kinerja CLPI dari laporan keuangan selama 6 tahun terakhir.


Grafik laba CLPI terlihat berfluktuasi namun bertumbuh. Selama 6 tahun terakhir laba CLPI tumbuh rata - rata sebesar 22,9% per tahun dengan konsistensi sebesar 50%. Walaupun fluktuatif, tetapi CLPI tetap menghasilkan pertumbuhan yang bagus. Namun CLPI memiliki pertumbuhan penjualan yang tidak bagus dan cenderung stagnan.

Nah, di sini terlihat bahwa manajemen menerapkan continuous improvement pada perusahaan. Walaupun penjualan cenderung stagnan, tetapi pertumbuhan laba bersihnya cukup bagus. Ini berarti manajemen berhasil meningkatan efisiensi pada operasional perusahaan yang meningkatkan marjin perusahaan. Terlihat yang awalnya marjin kotor perusahaan hanya sebesar 7,1% dan marjin laba sebesar 4,4%. Pada tahun 2016 marjin kotor meningkat menjadi 20,4% dan marjin bersih menjadi 9,8%. Itu merupakan peningkatan marjin yang bagus dan ke depannya memungkinkan perusahaan untuk tumbuh semakin baik. ROE perusahaan pun cukup baik dan stabil, menunjukkan bahwa CLPI ini cukup profitable.

Lalu, kita lihat dari posisi keuangan.


Rasio Lancar menunjukkan angka sebesar 3,25 dan Hutang dibanding Ekuitas (DER) sebesar 0,32 yang berarti perusahaan hanya punya sedikit hutang dan keadaan keuangan perusaahan bagus dan sehat.

Dari sisi arus kas juga perusahaan memiliki arus kas yang positif dan lancar sehingga bisnis dapat terus berjalan dengan baik.

Perkembangan di tahun 2017
Penjualan CLPI menurun menjadi Rp. 300 miliyar pada Q2 2017 dibanding Rp. 364 miliyar pada Q2 tahun 2016. Laba bersih juga menurun menjadi Rp. 25 miliyar dibanding Rp. 43 miliyar di tahun sebelumnya. Kondisi keuangan masih sehat dengan rasio lancar sebesar 2,5 dan DER sebesar 0,43.

Dividen
Perusahaan selalu membagikan dividen tiap tahun dengan rata - rata 30% dari laba bersih. Imbal hasil dividen atau dividen yield CLPI juga besar. Dividen yang dibagikan kemarin sebesar Rp. 103,- per saham dibandingkan harga saham Rp. 1.000,- maka dividen yield-nya adalah sebesar 10%. Ini tingkat yang sangat tinggi dan jauh di atas dividend yield rata - rata dan juga di atas bunga deposito.

Untuk info lebih lanjut mengenai dividend hunter, teman saya juga menyediakan analisa tentang dividen. Anda bisa baca di Dividen Hunter : CLPI oleh Timothy.

Valuasi
Dan berikutnya adalah valuasi CLPI.


Pada valuasi di atas. Estimasi laba normal menggunakan hasil dari EPS semester pertama yang disetahunkan atau dikali dua. Hasilnya sebesar Rp. 166,- per saham. CLPI sendiri menargetkan laba bersih sebesar 57 miliyar rupiah atau Rp. 186 per saham. Ya perusahaan memprediksi laba akan menurun di 2017 dibanding tahun 2016. Walaupun laba diprediksi menurun, bisa kita lihat harga wajarnya masih tinggi sebesar Rp. 2.300,- dibanding harga pasar sebesar Rp. 1.000,- dan sehingga memberikan diskon lebih dari 50% atau potensi capital gain sebesar 130%. Valuasi lain juga menunjukkan hal yang sama. Harga saham CLPI termasuk dalam kategori undervalued atau lebih rendah dari harga wajarnya.

Sementara dari perhitungan Valuasi Clean Surplus, dengan rata - rata ROE sebesar 19,5%, laba ditahan 11% dan PER sebesar 4,7, estimasi harga dalam 5 tahun adalah sebesar Rp. 1.835,- atau naik 83% dan estimasi harga dalam waktu 10 tahun adalah sebesar Rp. 3.512,- atau naik sebesar 251%. Kenaikan harga tersebut terlihat kurang menarik. Namun apabila PER dapat meningkat akan memberikan kenaikan harga yang lebih tinggi lagi.


Rumus sakti
Berdasarkan perhitungan rumus sakti. Earning's Yield CLPI adalah sebesar 19,8% dan Return on Capital-nya sebesar 19,6%. Keduanya menunjukkan bahwa CLPI memiliki tingkat yang bagus dari perhitungan rumus sakti. Dan CLPI ini termasuk dalam peringkat teratas rumus sakti versi saya.

Kesimpulan.
Jadi, kesimpulannya adalah sebagai berikut.
  1. Model bisnis CLPI cukup bisa dipahami dan cenderung stabil. Dan posisi CLPI cukup bagus sebagai salah satu pemimpin pasar.
  2. Manajemen memiliki reputasi dan kompetensi yang bagus. Visi, misi dan strategi yang bagus serta prinsip continous improvement dapat memajukan perusahaan.
  3. Pertumbuhan perusahaan cukup fluktuatif, penjualan stagnan tapi laba terus meningkat karena peningkatan efisiensi. Profitabilitas cukup tinggi dan stabil. Kondisi keuangan sehat.
  4. Perusahaan mengalami penurunan di tahun 2017. Dan target perusahaan pun lebih rendah dari tahun 2016.
  5. Perusahaan selalu membagikan dividen dengan tingkat dividen yield yang tinggi.
  6. Perusahaan memiliki tingkat yang bagus berdasarkan rumus sakti.
  7. Perusahaan termasuk dalam kategori undervalued dengan diskon lebih dari 50%.
Cukup sekian untuk artikel kali ini. Walaupun saya sedang tidak memegang saham ini namun saya suka dengan CLPI terutama dari valuasinya yang murah dan juga dividen yield-nya yang tinggi. semoga bermanfaat dan silahkan berikan komentar pada kolom komentar atau bisa hubungi kontak saya pada pojok kanan atas blog ini.

Terima kasih.

Kamis, 31 Agustus 2017

Analisa Fundamental PT. KMI Wire and Cable, Tbk.

Pada artikel tentang portofolio saya kemarin, saya cerita bagaimana perubahan - perubahan pada portofolio saya. Salah satunya adalah pembelian saham PT. KMI Wire and Cable, Tbk. (KBLI) yang sekarang menjadi saham yang mendominasi porto saya. Saya menjual saham PT. Supreme Cable Manufacturing and Commerce, Tbk. (SCCO) dan membeli KBLI. Sudah saya jelaskan alasan kenapa saya menjual SCCO untuk membeli KBLI. Terutama adalah karena modal saya yang masih sangat terbatas sehingga tidak bisa membeli keduanya, harus memilih salah satu.


Dan untuk lebih jelasnya, saya akan membahas analisa fundamental KBLI. Sebuah perusahaan produsen kabel yang akhir - akhir ini dapet banyak pesanan dari proyek Perusahaan Listrik Negara (PLN). Untuk informasi lengkap mengenai KBLI silahkan kunjungi di Website KBLI.

Model bisnis : Produsen kabel
Tentunya kita sudah familiar dengan kabel. Di jaman yang serba listrik ini kabel menjadi penopang kebutuhan perlistrikan. Mungkin kita tidak membeli kabel secara langsung. Tapi kebutuhan listrik yang semakin meningkat itu membutuhkan peningkatan pasokan kabel untuk PLN. Jadi, bisnis di industri kabel ini bisa dibilang selalu dibutuhkan dan meningkat tiap waktu seiring dengan meningkatnya kebutuhan perlistrikan. Ya, ini adalah bisnis yang menguntungkan.

Selain itu, industri kabel ini juga memiliki moat yang besar. Maksudnya adalah bisnis ini tidak mudah untuk dimasuki pemain baru. Pemain lama yang menjadi market leader kuat posisinya apabila pemain baru masuk ke dalam bisnis ini. Cukup sulit untuk memasuki industri ini karena membutuhkan teknologi produksi yang canggih dan efisien. KBLI dan SCCO adalah dua market leader yang menguasai industri kabel. Merek SCCO sudah terpercaya, sedangkan KBLI menjadi pemasok terpercaya PLN. Tentunya posisi tersebut bukanlah posisi yang mudah untuk didapatkan. Keduanya sudah puluhan tahun membangun merek dan kepercayaan.


Untuk prospek ke depannya, KBLI masih memiliki ruang untuk bertumbuh. Apalagi dengan adanya proyek PLN 35.000 MW berpotensi untuk meningkatkan laba KBLI secara signifikan. Tentunya kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Mungkin saja proyek PLN tersebut terhambat, atau bisa juga KBLI tidak memenangkan tender proyek tersebut. Yang bisa kita lakukan hanya menganalisa keadaan sekarang, bagaimana manajemen mengelola perusahaan, bagaimana kinerja perusahaan beberapa tahun terakhir, dan yang terpenting adalah valuasi, pastikan bahwa kita tidak membayar lebih mahal daripada harga wajarnya.

Manajemen perusahaan
Untuk info tentang manajemen perusahaan KBLI, Saya belum mengetahui lebih detail karena belum pernah hadir dan bertemu manajemen secara langsung. Jika dilihat dari laporan tahun KBLI 2016, kita bisa melihat informasi profil manajemen. Presiden Komisaris KBLI Pak Sudrajat yang menjabat sejak tahun 2010 ini memiliki rekam jejak yang baik. Sebelumnya, beliau adalah Duta Besar Indonesia di Beijing dan beliau memiliki gelar Master di bidang Administrasi Umum dari Universitas Harvard. Dan Presiden Direktur Pak Tony Wongsonegoro juga memiliki rekam jejak yang bagus. Beliau memulai karir di PT. Bank Lippo pada tahun 1989 - 2005 dan setelah itu menjabat posisi manajerial di beberapa perusahaan hinga akhirnya bergabung dengan KBLI pada tahun 2016 sebagai Chief Executive Officer (CEO) lalu diangkat menjadi Presiden Direktur. Beliau memiliki gelar Sarjana Ekonomi dari STIE Nusantara dan Master of Business Law dari Universitas Pelita Harapan. Untuk sementara dapat disimpulkan bahwa manajemen memiliki reputasi yang baik.

Visi, misi, dan strategi perusahaan terbilang bagus. Visinya yang memantapkan posisi KBLI sebagai produsen yang maju, tangguh dan terpercaya sepertinya tercermin dalam kepercayaan PLN terhadap KBLI. Posisi KBLI saat ini yang menjadi salah satu pemimpin pasar menunjukkan bahwa manajemen membawa perusahaan searah dengan visinya. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan KBLI sangat baik.


KBLI juga mempunyai beberapa sertifikat dan penghargaan. Diantaranya yaitu, sertifikat sistem manajemen mutu ISO 9001:2008, sertifikat sistem manajemen lingkungan ISO 14001:2004, sertifikat sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) dan sertifikat Occupational Health and Safety Assessment Series (OHSAS). Perusahaan juga mendapatkan penghargaan Mitra Terbaik 2016 dari PT. PLN (Persero) UIP JBT II, Top 5 Electrical Supporting Company dari SWA, The Fastest Growing Companies Award dari Infobank, dan The Top 50 Companies for 2016 "Best of The Best Award" dari Forbes Indonesia. Sertifikat dan penghargaan tersebut menunjukkan bahwa KBLI merupakan perusahaan yang memiliki reputasi yang baik. Walaupun hal tersebut tidak bisa sepenuhnya menjadi patokan dalam berinvestasi, tetapi setidaknya kita bisa tenang memegang saham yang memiliki reputasi bagus.

Hubungan mitra kerja yang baik dengan PLN juga menunjukkan bahwa manajemen mempunyai strategi yang baik. Karena yang terpenting dari sebuah bisnis adalah hubungan kerja sama dengan semua pihak yang terlibat. Tanpa adanya kerja sama yang baik tidak mungkin perusahaan bisa maju. Ini juga tentunya didukung dari sisi internal perusahaan itu sendiri. Tidak mungkin juga PLN ingin bekerja sama apabila KBLI tidak memiliki kualitas yang bagus. Pastinya manajemen juga terus meningkatkan mutu produk agar KBLI dapat terus dipercaya dan meningkatkan kerja sama dengan PLN dan pihak lain.

Kinerja perusahaan
Dilihat dari segi manajemen, KBLI memiliki sistem manajemen yang baik. Lalu, bagaimana dengan kinerja perusahaan yang dilihat dari laporan keuangannya? Simak data - data di bawah ini.


Dari sisi penjualan, KBLI memiliki pertumbuhan penjualan sebesar 11,2% per tahun dengan tingkat konsistensi sebesar 81,9%. Penjualan terus naik, hanya turun sekali pada tahun 2014. Dari dari sisi laba, pertumbuhan KBLI sangat fantastis di tahun 2015 dan 2016, setelah sebelumnya mengalami penurunan laba di tahun 2013 dan 2014. Secara rata - rata pertumbuhan laba KBLI sebesar 51,4% per tahun dengan tingkat konsistensi 47,2%.

Lonjakan laba yang sangat tajam di 2015 dan 2016 bisa menandakan bahwa KBLI lebih efisien dalam produksinya sehinga meningkatkan marjin laba yang tadinya di bawah 10%, pada tahun 2016 marjin laba menjadi 11,9%. Rata - rata marjin laba KBLI selama 6 tahun terakhir termasuk rendah. Secara umum memang industri kabel memiliki marjin laba yang rendah. Tetapi peningkatan marjin laba di tahun 2016 menunjukkan bahwa KBLI lebih unggul dibanding pesaingnya. Apabila KBLI dapat mempertahankan atau meningkatkan efisinesi di tahun - tahun berikutnya, posisi KBLI sebagai pemimpin pasar akan semakin kuat dan unggul.

Dari sisi pengembalian modal, ROE KBLI termasuk rendah, namun pada tahun 2016 ROE meningkat signifikan menjadi 13,5%. Ini merupakan hal yang bagus karena KBLI semakin profitable memiliki return yang lebih tinggi dibandingkan modalnya.

Lalu, dari sisi posisi keuangan seperti ini.


Dari tabel rasio likuiditas ditunjukkan rasio lancar sebesar 3,41 yang artinya bahwa tingkat kemampuan perusahaan dalam melunasi hutang jangka pendeknya tinggi. Ini berarti perusahaan aman dari masalah keuangan dalam jangka pendek.

Hutang perusahaan di tahun - tahun sebelumnya sangat dikit. Terlihat rasio hutang dibanding ekuitas (DER) yang sangat kecil dari tahun 2011 sampai tahun 2015. Lalu pada tahun 2016 KBLI menambah hutang dan DER menjadi 0,42. Tingkat hutang masih wajar, dan hutang tersebut menjadi leverage atau daya ungkit yang meningkatkan laba perusahaan.

Dari sisi arus kas.
 

Arus kas untuk operasi dari tahun ke tahun sejalan dengan laba bersih. Terlihat arus kas sesekali lebih kecil dari laba bersih dan sesekali jauh di atas laba bersih. Ini menunjukkan bahwa perusahaan benar - benar menerima kas dari aktivitas operasionalnya. Sehingga mudah untuk perusahaan melakukan ekspansi.

Untuk belanja modal, perusahaan tiap tahun meningkatkan belanja modalnya. Di tahun 2015 juga perusahaan menambah hutangnya. Ini merupakan hal bagus karena menandakan adanya ekspansi yang mengakibatkan bertumbuhnya laba perusahaan. Dan seperti yang diketahui sebelumnya bahwa pada tahun 2016 laba KBLI meningkat tajam. Sehingga pada tahun 2016 KBLI bisa kembali membayar hutangnya.

Perkembangan di tahun 2017
Pada satu semester pertama di tahun 2017 ini. KBLI menghasilkan pertumbuhan laba yang tinggi. Ini adalah hal yang bagus karena perusahaan di industri yang sama mengalami penurunan laba. Menandakan bahwa KBLI semakin unggul. Dari sisi posisi keuangan dan arus kas juga KBLI masih sehat dan kuat. Data di semester pertama cukup meyakinkan bahwa KBLI akan menghasilkan pertumbuhan laba yang bagus di tahun 2017.


Pembagian dividen
Perusahaan selalu membagikan dividen tiap tahun dengan rata - rata rasio pembayaran dividen sekitar 17% - 20% dari laba. Ini merupakan hal bagus karena selain menggunakan dana untuk berekspansi, perusahaan masih berkomitmen untuk membayar dividen. Pembayaran dividen pun tidak mengganggu perusahaan dalam berekspansi. Ini merupakan salah satu indikasi bahwa manajemen perusahaan memang baik.

Valuasi saham
Saat ini harga saham KBLI diperdagankan pada harga Rp. 402,- per lembar saham. Dengan laba per saham (EPS) tahun 2016 sebesar Rp. 83,- per saham, maka harga dibanding EPS (PER) adalah sebesar 4,82 - artinya harga saham sekitar 5 kali lipat laba. Dan nilai buku per saham (BV) tahun 2016 sebesar Rp. 329,76 per saham, maka harga dibanding nilai buku (PBV) adalah sebesar 1,22 - artinya harga saham lebih tinggi 22% dari nilai buku. Dilihat dari PER harga KBLI ini termasuk murah, walaupun PBV nya masih di atas 1 tidak murah namun juga tidak mahal. Jadi, saham KBLI termasuk kategori murah.

Mari kita lihat valuasi lebih lanjut dengan beberapa metode valuasi.

Formula Graham, DCF, dan PEG menunjukkan bahwa KBLI berada di bawah harga wajarnya (Undervalued). Ini memberikan Margin of Safety (MoS) di atas 50% yang artinya berada pada kategori sangat terdiskon dan layak untuk dibeli. Kalo dari valuasi Clean Surplus Accounting (CSA) terlihat kurang bagus. Ini dikarenakan rata - rata ROE KBLI yang rendah, karena valuasi dengan metode ini mengacu pada ROE.

Rumus sakti
Saya tambahkan perhitungan rumus sakti a la Greenblat yang sudah dibahas cara menghitungnya di sini. Earning's Yield (EY) KBLI adalah sebesar 18% dan Return on Capital (ROC)nya adalah sebesar 25%. Seperti yang dijelaskan oleh Joel Greenblatt bahwa EY dan ROC harus di atas tingkat bunga deposito dan harus pada peringkat teratas. Berdasarkan peringkat yang saya buat dari saham - saham yang sudah saya analisa. KBLI termasuk dalam peringkat teratas. Dan jelas angka tersebut jauh di atas tingkat bunga deposito. Jadi, saham ini bagus dari perhitungan rumus sakti.

Kesimpulan
Jadi, kesimpulannya adalah sebagai berikut.

  1. Model bisnis yang bagus dengan moat yang cukup besar. Posisi yang kuat di pasar dan prospek bisnis yang terus bertumbuh.
  2. Perusahaan memiliki sistem manajemen yang bagus. Manajemen menjaga hubungan baik dengan pihak PLN. Dan reputasi yang baik dengan berbagai sertifikat dan penghargaan.
  3. Kinerja perusahaan selama dua tahun terakhir sangat bagus. Pertumbuhan dan profitabilitas tinggi. Posisi keuangan dan arus kas sehat dan kuat.
  4. Perusahaan selalu membagikan laba dengan rata - rata 17% dari laba.
  5. Perusahaan termasuk dalam kategori murah.
  6. Perusahaan memiliki tingkat yang bagus dari perhitungan rumus sakti.
Seperti itulah analisa fundamental KBLI. Saya memborong saham ini ketika hari ini harganya jatuh. Harganya yang sudah sangat murah dan terus turun membuat saya semakin tertarik untuk membeli saham ini. Dan saham ini menjadi saham dengan porsi terbesar dalam porto saya. Kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi dari laporan keuangan terbarunya menunjukkan bahwa KBLI memiliki kinerja yang bagus. Yang terpenting saya berinvestasi pada tingkat MoS yang aman sehingga risiko yang mungkin terjadi bisa diminimalkan.

Seperti biasa, dimohon untuk membaca DISCLAIMER pada bagian atas blog ini. Intinya yang menentukan keputusan investasi adalah anda sendiri. Tulisan ini hanya bertujuan sebagai edukasi dan referensi untuk anda bukan sebagai acuan utama dalam menentukan keputusan berinvestasi. Selalu lakukan riset anda sendiri dan yakini keputusan yang akan diambil sebelum menetapkan keputusan berinvestasi.

Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Kamis, 08 Juni 2017

Analisa Fundamental PT. Ekadharma International, Tbk.


Saya akan menulis tentang analisa fundamental lagi. Sebelumnya saya membahas perusahaan tower IBST. Kali ini saya akan membahas PT. Ekadharma International, Tbk. (EKAD). Seperti apa perusahaan ini?


Model bisnis: produsen pita perekat (lakban/selotip/isolasi)
Semua tau pita perekat kan? kita biasa menyebutnya dengan lakban, selotip, atau isolasi. Pita perekat ini termasuk barang yang wajib dimiliki dimanapun, baik itu di rumah, sekolah, kantor, pabrik, atau dimanapun. Ini bukan kebutuhan paling mendasar seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Tetapi kita sering bingung mencari barang ini pada saat kita membutuhkannya. Jadi, barang yang diproduksi oleh EKAD ini cukup penting keberadaannya sebagai perlengkapan yang wajib kita miliki.


Produknya pun bermacam-macam. Tidak hanya sekedar lakban atau selotip yang sering kita jumpai sehari-hari. Produknya mulai dari Stationery Tape (selotip umum), OPP Tape (selotip untuk pengemasan), Aluminium Foil Tape, lem cair, lem super, dan lain-lain. Daftar produk selengkapnya bisa dilihat di sini. Mereknya yang utama adalah Daimaru. Mereka lainnya yaitu Superfix dan Ekatape. Daimaru terdengar seperti merek dari Jepang. Tetapi tidak, ini adalah produk asli buatan Indonesia. Kalau anda menemukan lakban/selotip dengan merek Daimaru di toko, itulah produk EKAD.

Kalau anda cinta produk Indonesia, belilah lakban, selotip, atau lem yang bermerek Daimaru, Superfix, atau Ekatape. Yang paling banyak tersedia di toko adalah merek Daimaru. Atau mungkin anda juga memang sering menggunakan lakban Daimaru. Menurut saya Daimaru ini produk yang bagus kualitasnya. Saya pernah iseng-iseng membandingkan lakban Daimaru dengan merek lain. Harga sama tapi lakban merek Daimaru lebih tebal dan bagus dari merek lain. Motto dari merek Daimaru "for the quality" memang terbukti dengan kualitas produk Daimaru yang bagus.

Untuk prospek ke depannya, potensi pertumbuhan EKAD mungkin tidak akan terlalu tingi karena produk lakban ini sudah menjadi barang yang sering ditemui dimanapun. Tetapi tetap masih ada potensi pertumbuhan yang cukup bagus. Karena distribusi produk EKAD masih belum menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Terutama di Indonesia bagian timur. Dan juga bukan tidak mungkin produk EKAD akan terus merambah ke luar negeri. Salah satu yang sudah dilakukan yaitu distribusi ke Malaysia melalui anak usahanya Visko Industries, Sdn. Bhd. Dan juga bukan tidak mungkin produk EKAD akan menggeser produk lain seperti produk dari Jepang dan China sehingga EKAD bisa memperbesar pangsa pasar dan meningkatkan penjualan dan laba.

Manajemen perusahaan
Saya sempat menghadiri RUPS EKAD tanggal 24 Mei yang lalu di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat. Itu adalah pertama kalinya saya mendatangi RUPS. Pemegang saham yang datang hanya sedikit sekitar 10 orang. Ada makanan yang enak, tapi hanya sedikit yang datang. Mubazir itu makanan. Saya hanya diam dan memperhatikan saja. Diam karena memang sepi, juga karena pertama kalinya ikut RUPS, juga karena  kagum dengan tempatnya. Tapi di situ ada salah satu pemegang saham yang rutin datang RUPS. Dia sudah memegang saham EKAD sejak dia belum menikah sampai punya dua anak sekarang.

Saat ia bertanya mengenai kenapa dividen yang dibagikan hanya sedikit persentasenya dari laba perusahaan. Direktur utama, Pak Judi Leonardi menjelaskan bahwa pembagian dividen itu adalah komitmen perusahaan. Tidak ada patokan harus membagikan dividen berapa persen dari laba. Tetapi yang jelas dividen pasti dibagikan. Lalu beliau menambahkan, untuk saat ini perusahaan sedang fokus menggunakan laba perusahaan untuk perbaikan dan penambahan kapasitas pabrik dan gudang. Karena pabrik dan gudang sudah berumur 10 sampai 20 tahun dan sudah overload.

Manajemen EKAD ini konservatif dalam menjalankan bisnisnya. Mereka hanya memproyeksikan pertumbuhan kecil dalam penjualan dan laba di tahun depan. Mereka juga lebih berfokus pada kualitas total mereka, seperti yang kita ketahui mereka fokus memperbaiki pabrik dan gudang. Walaupun konservatif, mereka tetap ekspansif. Saat ini perusahaan sedang terus memperlebar jaringan distribusi di Jawa, Bali, Sumatra dan Kalimantan. Dan dalam jangka panjang EKAD akan memperlebar jalur distribusi ke Papua dan Indonesia bagian timur lainnya.


Perusahaan memiliki Visi, misi, dan strategi perusahaan yang bagus. Struktur organisasi sama seperti perusahaan pada umumnya. Tata Kelola Perusahaan juga bagus. Perusahaan memiliki sertifikat ISO 9001:2008 yang membuktikan bahwa manajemen memiliki sistem kualitas yang bagus, sistem kualitas standar internasional. Selain itu, perusahaan mendapatkan penghargaan Superbrands dan Top Brands yang menunjukkan kualitas merek Daimaru yang bagus. Dan juga perusahaan terpilih sebagai salah satu perusahaan terbaik dari 50 perusahaan terbaik di Indonesia versi majalah Forbes Indonesia sejak tahun 2012 sampai sekarang.

Kinerja perusahaan
Bagaimana kinerja EKAD selama 5 tahun terakhir?


Pertumbuhan penjualan dan laba cukup bagus dan konsisten. Mengingat produk yang sederhana. Pertumbuhan sebesar dua digit ini terbilang bagus. Produknya mungkin terkesan membosankan, hanya jualan lakban. Tapi tetap memiliki pertumbuhan yang menarik. Pertumbuhan 25% per tahun untuk produk yang membosankan adalah hal yang menarik. Dan yang terpenting konsisten. Sehingga bisa dipastikan perusahaan masih akan terus bertumbuh di masa depan.

Dari segi profitabilitas, marjin kotor lumayan tinggi yaitu sebesar 34%. Marjin laba bersih yang juga cukup bagus. Walaupun sejak tahun 2012 sampai 2015 marjin laba bersih selalu di bawah 10%. Tetapi kenaikan marjin laba bersih menjadi 15% di tahun 2016 menandakan bahwa ada peningkatan efisiensi oleh perusahaan. Ini adalah pertanda bagus yang artinya perusahaan semakin menguntungkan dalam menjalankan bisnisnya. Selain itu, perusahaan menghasilkan laba dibanding ekuitas (ROE) yang tinggi dan konsisten, selalu di atas 15% tiap tahunnya. Ini juga hal yang paling penting. Karena dengan ROE yang tinggi dan juga konsisten. Bisa dipastikan bahwa perusahaan akan semakin bertumbuh dengan baik.

Lalu mari kita lihat posisi keuangan EKAD.


Rasio-rasio di atas menunjukkan bahwa EKAD memiliki posisi keuangan yang kuat. Dengan rasio lancar setiap tahun selalu lebih besar dari dua. Yang artinya tiap tahun jumlah aset lancar EKAD jauh lebih besar daripada hutang lancar. Rasio cepat dan kas juga bagus. Dan pada tahun 2016 rasio kas 1,37 yang artinya uang kas yang dimiliki perusahaan bisa untuk membayar seluruh hutang lancar perusahaan.

Untuk rasio hutang sendiri juga bagus. EKAD hanya memiliki sedikit hutang. Dan tiap tahun hutangnya selalu menurun dengan DER hanya sebesar 0,19 pada tahun 2016. Yang artinya perusahaan hanya memiliki total hutang 19% dari jumlah modal (ekuitas). Begitu juga dibandingkan dengan aset, total hutang hanya sebesar 16% dari jumlah aset. Dan perusahaan hampir tidak memiliki hutang jangka panjang. Ini menandakan bahwa posisi keuangan EKAD kuat.

Selanjutnya kita lihat arus kas perusahaan.


Sejak tahun 2012 sampai tahun 2016 arus kas dari aktivitas operasi selalu positif. Hanya di tahun 2014 mengalami penurunan drastis. Tapi di tahun 2015 langsung naik drastis yang artinya kas yg harusnya diterima di tahun 2014 baru diterima di tahun 2015. Ini menunjukkan bahwa penerimaan arus kas operasi sejalan dengan penerimaan laba bersih perusahaan. Ini adalah hal yang bagus yang menunjukkan bahwa perusahaan benar-benar menghasilkan uang dari bisnisnya tidak hanya sekedar laba yang tercantum di laporan laba rugi.

Lalu untuk arus kas investasi, perusahaan selalu belanja modal tiap tahun dengan jumlah yang cukup besar. Dan pada tahun 2016 perusahaan mengeluarkan uang untuk belanja modal lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya. Seperti yang dijelaskan oleh Direktur Utama bahwa mereka akan menggunakan laba bersih untuk memperbaiki pabrik dan gudang. Ini hal yang bagus yang menandakan bahwa ada peningkatan kualitas perusahaan. Dari sisi arus kas hutang, perusahaan sedikit mendapatkan hutang di tahun 2013 dan 2014. Namun pada tahun 2015 perusahaan banyak membayar hutang perusahaan yang menyebabkan penurunan hutang yang drastis. Ini menandakan bahwa perusahaan semakin sehat.

Pembagian dividen
Perusahaan selalu rutin membagikan dividen sejak tahun 2012 sampai sekarang. Jumlah pembagian dividen tidak meningkat secara signifikan sampai tahun buku 2015. Lalu, rasio pembagian dividen di tahun 2016 menurun menjadi 12% dari laba bersih dibandingkan dengan rasio pembagian dividen di tahun 2015 sebesar 15% dari laba bersih. Namun jumlah dividen yang dibagikan untuk tahun buku 2016 meningkat secara drastis menjadi Rp. 11 miliyar jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata sebesar Rp. 6 miliyar tiap tahun. Ini karena ada peningkatan laba bersih yang tinggi di tahun 2016. Ini adalah hal yang bagus bahwa perusahaan memiliki komitmen untuk membagikan dividen. Walaupun jumlahnya sedikit jika dibandingkan dengan laba bersihnya. Tapi itu adalah hal wajar mengingat perusahaan fokus untuk meningkatkan kualitas perusahaan.

Valuasi saham
Saat ini saham EKAD diperdagangkan pada harga Rp. 695,- per saham. Dengan laba per saham (EPS) tahun 2016 sebesar Rp. 126,- per saham. Maka harga dibanding EPS (PER) adalah sebesar 5,53 - artinya harga saham sebesar 5 kali lipat laba. Dan nilai buku per saham (BVPS) sebesar Rp. 847,- per saham. Maka harga dibanding  BVPS (PBV) adalah sebesar 0,82 - artinya harga saham sebesar 82% dari modal pemilik/nilai buku. Jadi, harga saham EKAD termasuk kategori murah (PER<15 dan PBV<1,5)

Untuk valuasi lebih lanjut kita gunakan valuasi metode Ben Graham, arus kas terdiskon (DCF), PER dibanding pertumbuhan (PEG) dan menentukan target harga dengan Clean Surplus Accounting.


Semua metode valuasi menunjukkan bahwa harga saham lebih murah dari harga wajarnya (undervalued). Harga wajar dengan metode Graham adalah sebesar Rp. 2.656,- per saham yang memberikan potensi keuntungan sebesar 274% dari harga Rp. 710,- per saham. Dengan metode DCF harga wajarnya sebesar Rp. 1.805,- per saham yang memberikan potensi keuntungan sebesar 154% dari harga Rp. 710,- per saham. Dan rasio PEG sebesar 0,25 yang artinya ini termasuk kategori murah, PEG lebih kecil dari 1. Lalu dengan menggunakan metode Clean Surplus Accounting, dengan asumsi ROE sebesar 19%, laba ditahan sebesar 85%, dan rata-rata PER sebesar 6,9 maka target harga untuk 5 tahun ke depan adalah sebesar Rp. 1.316,- per saham dan sebesar Rp. 2.790,- per saham untuk 10 tahun ke depan. (NB: Target harga ini lebih konservatif dibanding dengan target harga IBST yang mencapai 2.000%, ini karena asumsi ROE, laba ditahan, dan PER yang kecil. Target harga ini ditentukan oleh asumsi-asumsi tersebut). Walaupun target harga konservatif dan tidak mencapai 1.000% (tenbagger) namun target harga tersebut lebih yakin bisa tercapai mengingat ROE selalu konsisten selama 5 tahun terakhir.

Kesimpulan
Jadi, kesimpulannya adalah sebagai berikut:
  1. Model bisnis sederhana dengan kualitas produk Daimaru yang bagus dan unggul. Prospek bisnis konservatif namun pasti bertumbuh.
  2. Perusahaan memiliki sistem manajemen yang bagus. Manajemen yang konservatif namun efektif. Dan salah satu dari 50 perusahaan terbaik di Indonesia
  3. Kinerja perusahaan selama 5 tahun terakhir bagus. Pertumbuhan dan profitabilitas tinggi dan konsisten. Posisi keuangan kuat. Arus kas sehat.
  4. Perusahaan selalu membagikan dividen rata-rata sekitar 15% dari jumlah laba.
  5. Dari semua metode valuasi, harga saham masih dibawah harga wajar (undervalued) dan dengan target harga konservatif namun pasti.
Jadi, seperti itulah analisa fundamental saham PT. Ekadharma International, Tbk. Saya akan terus menambah saham EKAD selama harganya masih dibawah harga wajar. Pergerakan harga yang cenderung stagnan memberikan kesempatan besar untuk terus menambah kepemililkan saham ini. Dan saya bisa katakan bahwa saya akan terus memegang saham ini sampai tua karena produknya selalu dipakai untuk berbagai macam hal.

Seperti biasa ini hanyalah opini pribadi penulis dan bukan merupakan ajakan untuk membeli saham ini. Selalu lakukan analisa anda sendiri sebelum melakukan keputusan untuk membeli saham atau membuat keputusan investasi lainnya.

Cukup sekian tulisan kali ini. Semoga bermanfaat.

Terima kasih.